Dangerous Goods

 

Berencana mengirim kosmetik melalui pesawat?

 

Pastikan Anda tahu jenis barang yang akan dikirim. Barang yang Anda anggap aman bisa jadi termasuk dalam kategori Dangerous Goods, contohnya kosmetik seperti parfum dan kutek.

 

Memahami regulasi dan proses pengiriman Dangerous Goods sebelum mengirim dapat membantu meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, seperti kerusakan barang hingga kecelakaan penerbangan.

 

Dangerous Goods (DG) adalah benda atau zat yang beresiko membahayakan kesehatan, keselamatan, asset atau lingkungan, misalnya produk yang mengandung zat yagn berpotensi memicu ledakan atau kiriman barang hasil industri kimia.

 

Pengiriman barang berbahaya tentunya harus ditangani oleh petugas ahli dan melalui penangangan khusus agar barang dapat terjaga kualitas dan keamanannya. Garuda Indonesia sudah tersertifikasi IOSA dan menjadi penyedia jasa kiriman udara yang bisa mengangkut Dangerous Goods, sehingga menjamin barang Anda aman sampai tujuan.

 

Prosedur pengiriman barang kiriman berbahaya (DG):

Customer datang ke CSC di Bandara membawa barang kiriman à Barang kiriman akan diperiksa, ditimbang dan dicek dimensinya oleh petugas yang sudah memiliki izin SKP DG yang masih berlaku à Proses kelengkapan dokumen DG à Proses packing standar DG (jika kiriman belum menggunakan standar packing DG) à Customer mengisi dan menandatangani dokumen pengiriman DG (Shipper Declaration) à Proses pembayaran à Proses pengiriman barang.

 

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan saat mengirim barang berbahaya:

Penanganan kiriman DG hanya dilakukan oleh petugas yang bersertifikat DG
Label handling dan marking harus sesuai dengan barang kiriman DG
Pastikan dokumen MSDS dan Shipper declaration tersedia
Pengemasan harus sesuai aturan pengiriman DG